Supaya Anak Enggak Mudah Lemas saat Berpuasa

Dehidrasi menjadi risiko yang paling sering terjadi saat kita menjadi ibadan puasa Ramadan. Termasuk pada anak-anak yang turut melaksaan ibadan puasa wajib selama sebulan ini. Namun ternyata anak-anak lebih rentan lho mengalami dehidrasi dibanding orang dewasa. Dehidrasi ringan diketahui dapat menurunkan konsentrasi, membuat lemas hingga sakit kepala. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) anak-anak memiliki proporsi cairan tubuh lebih tinggidan sistem pengaturan tubuh yang belum optimal sehingga anak mudah sekali kehilangan cairan. Nah jika hal ini tidak diantisipasi oleh orang tua maka akan sangat mengganggu aktivitas belajar anak juga ibadahnya.

Tanda dehidrasi

Gejala umum yang bis akita lihat jika tubuh kekurangan cairan adalah urin berwana pekat, jarang buang air kecil, mulut kering, hingga anak kurang fokus. American Academy of Pediatrics (AAP) juga menyebutkan bahwa perubahan suasana hati dan penurunan energi bisa menjadi tanda awal kekurangan cairan.

Supaya anak tak dehidrasi

Ibu bisa coba untuk terapkan pola minum 2-4-2 saat anak berpuasa:

  • 2 gelas saat berbuka
  • 4 gelas antara berbuka hingga sebelum tidur
  • 2 gelas saat sahur

Minum air putih tetap menjadi pilihan terbaik. Hindari minuman manis berlebihan karena dapat meningkatkan rasa haus di siang hari.

Makanan tinggi kandungan air

Selain minum, cairan juga bisa diperoleh dari makanan. Buah seperti semangka, jeruk, melon, dan stroberi memiliki kandungan air lebih dari 85%. Sayuran seperti timun dan tomat juga membantu menjaga hidrasi. Untuk sahur, pilih menu seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat. Tambahkan sup bening atau sayur berkuah agar asupan cairan bertambah secara alami.

Batasi makanan yang bikin haus

Makanan asin, gorengan, dan camilan tinggi gula sebaiknya dikurangi, terutama saat sahur. Jenis makanan ini dapat meningkatkan pengeluaran cairan dan membuat anak lebih cepat haus.

Kurangi aktivita fisik

Biarkan anak tetap aktif, tetapi hindari aktivitas berat di siang hari. American Academy of Pediatrics menyarankan anak beristirahat cukup dan melakukan kegiatan ringan selama berpuasa untuk mencegah kehilangan cairan berlebih.

Ajarkan anak lebih peka dengan tubuhnya

Biasakan anak mengenali sinyal tubuh, seperti rasa lelah atau pusing. Jika muncul keluhan tersebut, minta anak untuk segera beristirahat. Edukasi sederhana ini membantu anak belajar menjaga kesehatannya sendiri.

Dengan strategi hidrasi yang tepat, menu bergizi, serta aktivitas yang seimbang, anak dapat tetap segar, fokus belajar, dan menjalani ibadah dengan optimal.

Referensi:

  1. World Health Organization (WHO). Hydration and Health in Children
  2. American Academy of Pediatrics (AAP). Healthy Hydration for Kids
  3. National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine (2019). Dietary Reference Intakes for Water
  4. Popkin BM et al. (2010). Water, Hydration and Health. Nutrition Reviews

Photo by Cats Coming: https://www.pexels.com/photo/clear-drinking-glass-1385184/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *