Tentang Metode Freeze Drying yang digunakan untuk Membuat ASI Bubuk dan Gizi dalam ASI Bubuk

Beberapa hari ini beredar video yang memperlihatkan air susu ibu (ASI) perah dalam bentuk bubuk. Iya betul, ASI bubuk! ASIP ini diubah menjadi bentuk bubuk dengan proses pengeringan beku (freeze drying). 

Apakah proses freeze drying itu? dan apa manfaatnya?

Prinsip dasar pengeringan beku (freeze drying) adalah proses menghilangkan kandungan air dalam suatu bahan atau produk yang telah beku (es) tanpa melalui fase cair terlebih dahulu. Metode ini juga disebut liofilisasi yakni proses untuk menghasilkan sebuah produk bubuk yang stabil. Metode ini memanfaatkan tekanan vakum dan mekanisme pengeringan sublimasi dengan suhu rendah. Mekanisme freeze drying umumnya diawali dengan pembekuan hingga suhu -50 C sehingga benda yang dikeringkan menjadi padat.

Kelebihan metode freeze drying adalah mampu mempertahankan stabilitas produk (menghindari perubahan aroma, warna, dan unsur organoleptik lain). Di luar negeri, metode freeze drying pada ASI diterapkan pada bank ASI (human milk bank) untuk tujuan pengawetan. Namun proses dan penangannya dilakukan dengan standar dan pengawasan yang ketat untuk menjaga keamanan, higienitas, dan kualitas ASI. 

Ada beberapa penelitian yang mengungkap kandungan gizi ASI yang diubah menjadi ASI bubuk dengan metode freeze drying. Berikut di antaranya

Ukuran gumpalan Lemak, sejumlah enzim, vitamin C, dan imunoglobulin dalam air susu ibu freeze drying (ASI FD) jumlahnya berkurang. 

Metode freeze drying membuat kandungan IgA dalam ASI tersisa 55%, sedangkan IgG dan IgM masih cukup tinggi yakni 80%.

Tujuh puluh dua sampel ASI kering beku disimpan dalam jangka waktu berbeda, hingga maksimal 3 bulan, pada suhu 4 °C atau 40 °C. Komposisi asam lemak dan kandungan γ-tokoferol dan δ-tokoferol tidak berubah. Konsentrasi asam askorbat dan total vitamin C menurun secara signifikan pada kedua suhu, sedangkan kapasitas antioksidan hanya menurun pada penyimpanan suhu 40 °C. Kandungan ASI bubuk hasil proses freeze drying lebih stabil saat disimpan, sehingga sangat membantu bank ASI untuk proses penyimpanan dan pengawetan ASI. 

Proses pengeringan beku pada ASI dapat membantu Bank ASI untuk menjaga kandungan gizi, polifenol dan tingkat oksidasi ASI selama penyimpanan. 

Sumber:

Sproat, T.D.R., Ghosh, A. & Alshaikh, B.N. Lyophilized (freeze-dried) human milk for preterm infants: a scoping review. J Perinatol (2024). https://doi.org/10.1038/s41372-023-01861-8 

Jorge Castro-Albarrán,  Blanca Rosa  Aguilar-Uscanga, Frédéric Calon, Isabelle  St-Amour, Josué  Solís-Pacheco, Linda Saucier,  and Cristina  Ratti. Spray and freeze  drying of human milk on the retention of immunoglobulins (IgA, IgG, IgM). Drying Technology 34(15) (2016). https://www.researchgate.net/publication/297253863_Spray_and_Freeze_Drying_of_Human_Milk_on_the_Retention_of_Immunoglobulins_IgA_IgG_IgM 

Lozano B, Castellote AI, Montes R, López-Sabater MC. Vitamins, fatty acids, and antioxidant capacity stability during storage of freeze-dried human milk. Int J Food Sci Nutr. 2014 Sep;65(6):703-7. doi: 10.3109/09637486.2014.917154. Epub 2014 May 19. PMID: 24840090.

Cortez MV, Soria EA. The Effect of Freeze-Drying on the Nutrient, Polyphenol, and Oxidant Levels of Breast Milk. Breastfeed Med. 2016 Dec;11:551-554. doi: 10.1089/bfm.2016.0102. Epub 2016 Oct 24. PMID: 27925493.

Foto oleh MART PRODUCTION: https://www.pexels.com/id-id/foto/menyusui-ibu-bayi-balita-7491221/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *