Berapa Jarak Ideal Kehamilan Menurut Pakar?

Menurut ahli kesehatan, jarak antar kehamilan (interpregnancy interval/IPI) yang ideal sangat penting untuk menurunkan risiko komplikasi baik bagi ibu maupun bayi. Jarak yang terlalu dekat atau terlalu jauh dapat berdampak negatif terhadap kehamilan berikutnya. Salah satu pertanyaan penting yang sering muncul adalah: berapa jarak ideal antara kehamilan anak pertama dan berikutnya?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan jarak ideal antar kehamilan minimal 24 bulan setelah persalinan sebelumnya sebelum mencoba hamil lagi. Hal ini bertujuan memberi waktu tubuh ibu untuk pulih secara fisik dan nutrisi setelah kehamilan dan menyusui.

Sebuah studi besar yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA (2018), yang melibatkan lebih dari 150.000 kehamilan di Kanada, menemukan bahwa wanita yang hamil lagi dalam waktu kurang dari 12 bulan setelah persalinan memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi seperti kelahiran prematur, berat bayi lahir rendah, dan bahkan kematian maternal. Risiko ini paling tinggi pada wanita usia 35 tahun ke atas.

Studi lain dari American Journal of Obstetrics and Gynecology (2006) juga menunjukkan bahwa jarak kehamilan kurang dari 18 bulan meningkatkan risiko abrupsio plasenta, kelahiran prematur, dan anemia pada ibu.

Dr. Sonia Hernández-Díaz, profesor epidemiologi dikutip dari situs Harvard T.H. Chan School of Public Health, menyatakan bahwa jarak kehamilan yang terlalu dekat bisa mengganggu pemulihan tubuh ibu, khususnya cadangan zat besi dan nutrisi penting lainnya. “Tubuh memerlukan waktu untuk pulih, termasuk sistem reproduksi, metabolisme, dan kadar nutrisi,” jelasnya.

Jarak Terlalu Jauh Juga Berisiko

Tak hanya jarak yang terlalu dekat, jarak kehamilan yang terlalu jauh (lebih dari 5 tahun) juga dikaitkan dengan peningkatan risiko preeklampsia dan komplikasi lainnya. Hal ini bisa disebabkan oleh hilangnya adaptasi tubuh terhadap kehamilan yang sebelumnya telah terbentuk.

Berdasarkan bukti ilmiah dan panduan medis, jarak kehamilan yang direkomendasikan adalah antara 24 hingga 36 bulan setelah persalinan terakhir. Ini adalah waktu yang cukup bagi tubuh untuk pulih dan mempersiapkan kehamilan yang sehat berikutnya.

Sangat disarankan untuk bekKonsultasi dengan dokter kandungan sebelum merencanakan kehamilan kembali supaya perencanaan keluarga berjalan optimal, baik dari sisi kesehatan maupun kesiapan psikologis.

Photo by lucas mendes: https://www.pexels.com/photo/pregnant-woman-sitting-on-bathtub-3094435/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *