Jangan Panik! Begini Menyelamatkan ASI Perah Saat Listrik Padam

Belakangan ini, listrik padam kerap melanda berbagai wilayah. Jangka waktu pemadamannya juga tak sebentar. Dampaknya beragam, termasuk kepada ibu menyusui yang mempunyai stok air susu ibu perah (ASIP) yang dibekukan.

Hati ibu pasti sedih melihat ASI perah yang dikumpulkan sedikit demi sedikit, menjadi rusak dan terbuang karena listrik padam. Namun sebenarnya, ada langkah yang bisa ibu lakukan untuk mengoptimalkan kualitas ASIP pasca mencair, begini caranya.

Saat listrik padam, langkah pertama yang harus dilakukan begitu menyadari ASIP mulai mencair dan listrik sudah menyala adalah memeriksa kondisi fisiknya, bukan melihat berapa lama listrik sudah padam.

Jika Ibu mendapati listrik di rumah padam, lakukan langkah-langkah berikut:

Jangan buka pintu freezer!

Freezer yang tertutup rapat dapat mempertahankan suhu beku hingga 48 jam jika kondisinya penuh, atau 24 jam jika kondisinya setengah penuh. Setiap kali Ibu membuka pintu, udara dingin akan keluar dan mempercepat pencairan.

Rapatkan posisi ASIP

Susun kantong atau botol ASIP saling berdekatan dan merapat. Kumpulan ASIP beku yang saling menempel akan menciptakan efek “saling mendinginkan” sehingga bertahan beku lebih lama.

Gunakan cooler box & ice pack

Jika pemadaman listrik diprediksi berlangsung seharian atau lebih dari 24 jam, segera pindahkan ASIP ke dalam cooler box atau wadah styrofoam. Penuhi sela-selanya dengan ice pack (es gel) atau batu es sebanyak mungkin untuk menjaga suhu tetap di bawah suhu beku.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), berikut adalah indikator kelayakannya ASIP.

Kondisi ASIP masih ada kristal es (aman dibekukan kembali)

  • Ciri-ciri: ASIP sudah melunak atau mencair sebagian, tetapi masih terdapat kristal es di dalam wadah (meski hanya sedikit).
  • Tindakan: ASIP ini aman untuk dibekukan kembali (refrozen) ke dalam freezer begitu listrik menyala. Pembekuan kembali dalam kondisi ini tidak akan membahayakan bayi.

Kondisi ASIP cair total, tapi masih dingin

  • Ciri-ciri: ASIP sudah mencair sepenuhnya (menjadi cair total tanpa ada kristal es), namun suhunya masih terasa dingin (seperti suhu kulkas bawah/chiller, di bawah 4°C).
  • Tindakan: ASIP ini TIDAK BOLEH dibekukan kembali. Namun, ASI masih aman dikonsumsi dan harus dihabiskan dalam waktu 24 jam sejak mencair sepenuhnya. Taruh di chiller atau wadah dingin selagi menunggu diberikan ke bayi.

Kondisi ASIP cair total dan bersuhu ruang

  • Ciri-ciri: ASIP cair total dan suhunya sudah tidak dingin lagi (hangat atau sama dengan suhu ruangan).
  • Tindakan: Jika sudah berada di suhu ruang lebih dari 2 jam, ASIP ini sudah tidak aman karena risiko pertumbuhan bakteri yang tinggi. Sayangnya, ASIP dalam kondisi ini harus dibuang dan tidak boleh diminum bayi.

Jika ASIP Terlanjur Tidak Layak Minum

Jika ASIP sudah terlanjur cair total dan berada di suhu ruang sehingga tidak layak konsumsi, jangan langsung dibuang. Ibu tetap bisa memanfaatkannya untuk hal ini agar tidak mubazir (zero waste):

  • Mandi susu: campurkan ASIP ke dalam air mandi bayi. Kandungan protein dan lemak dalam ASI sangat baik untuk melembapkan kulit bayi, mengatasi ruam popok, atau biang keringat.
  • Untuk losion: Oleskan ASIP pada area kulit bayi yang kering atau mengalami iritasi ringan.

Sumber:

  • Centers for Disease Control and Prevention (CDC): Breast Milk Storage and Preparation.
  • American Academy of Pediatrics (AAP): Policy Statement on Breastfeeding and the Use of Human Milk.

Foto oleh HÂN NGUYỄN: https://www.pexels.com/id-id/foto/bayi-minum-susu-dari-botol-17677948/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *