Di tengah cuaca panas yang ekstrem, Dosen Program Pendidikan Dokter Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Siti Rizki Fauziah mengingatkan orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko heat stroke pada anak. Heat stroke rentan terjadi pada anak karena sistem pengaturan tubuhnya masih dalam perkembangan. “Anak-anak masih dalam masa pertumbuhan, sehingga sistem regulasi tubuh mereka belum sesempurna orang dewasa. Kondisi panas yang berlangsung terus-menerus memberikan beban lebih besar bagi tubuh anak,” ujar Dokter Siti.
Kerentanan juga dipengaruhi salah satunya oleh faktor fisiologis, dimana permukaan tubuh anak lebih besar bila dibandingkan dengan berat badannya, sehingga tubuh mereka cepat menyerap panas dari lingkungan sekitar. Selain itu aktivitas fisik yang cenderung tinggi menyebabkan produksi panas metabolik bertambah sedangkan mekanisme pendinginan tubuh melalui penguapan keringat belum bekerja optimal. Hal ini membuat proses pelepasan panas menjadi kurang efisien.
Dokter Siti mengungkap bahwa heat stroke ini seharusnya dipandang sebagai kondisi kegawatdaruratan medis yang serius karena merupakan kegagalan sistem pengaturan suhu tubuh. Jika dibiarkan maka bisa mengganggu fungsi orgran vital seperti otak, jantung, dan ginjal. Orang tua juga harus jeli mengamati, karena anak-anak yang terlalu fokus bermain seringkali tidak perhatian bahkan mengabaikan sinyal tubuh yang kelelahan akibat panas (heat exhaustion) seperti pusing, haus, rasa lemas, mual, muntah, serta kram otot. Jika gejala ini dibiarkan maka akan berkembang menjadi heat stroke yang ditandai dengan perubahan perilkau anak seperti kebingungan, kesulitan berkomunikasi, mengantuk berlebihan, hingga pingsan.
Untuk kelompok usia rentan seperti orang lanjut usia, bayi dan balita, Kementerian Kesehatan RI menyarankan agar menjaga hidrasi dan membatasi kegiatan di luar ruangan yang langsung terkena sinar matahari. Hal ini guna menghindari dehidrasi ekstrem dan heat stroke.
Sumber: Antara
Foto oleh Francesco Ungaro: https://www.pexels.com/id-id/foto/fotografi-pemandangan-pohon-1526726/





