Kecipir: Sayuran Lokal Kaya Gizi dan Manfaatnya untuk Anak

Kecipir mungkin tak sepopuler wortel atau brokoli di dapur Anda ya Bu! Padahal, sayuran lokal yang satu ini menyimpan kandungan gizi yang cukup lengkap dan bermanfaat untuk mendukung kesehatan anggota keluarga. Menariknya lagi, hampir semua bagian kecipir bisa dimakan, mulai dari polong, daun, hingga umbinya. Kecipir ( Psophocarpus tetragonolobus ) adalah tanaman legum tropis yang tumbuh baik di Indonesia. Polongnya berbentuk unik dengan empat sisi seperti sayap. Rasanya ringan dan sedikit manis,

Dengan harga yang terjangkau dan mudah ditemukan di pasar tradisional, kecipir layak lho menjadi pilihan untuk mengisi menu harian keluarga kita.  

Kandungan Gizi Kecipir

Secara ilmiah, kecipir dikenal sebagai salah satu sayuran dengan kandungan gizi cukup lengkap. Dalam 100 gram kecipir segar, terkandung berbagai zat gizi penting, antara lain:

  • Protein nabati: kecipir mengandung protein lebih tinggi dibanding banyak sayuran lain. Protein sangat dibutuhkan anak untuk pertumbuhan jaringan tubuh, otot, dan sel-sel baru.
  • Serat pangan: serat membantu menjaga kesehatan pencernaan anak, mencegah sembelit, serta mendukung kesehatan mikrobiota usus.
  • Vitamin A (beta-karoten): berperan penting untuk kesehatan mata, daya tahan tubuh, dan pertumbuhan sel.
  • Vitamin C: membantu meningkatkan sistem imun anak dan membantu penyerapan zat besi dari makanan.
  • Vitamin B kompleks (terutama B1 dan B2): mendukung metabolisme energi dan fungsi sistem saraf.
  • Mineral penting: kecipir mengandung kalsium, fosfor, zat besi, dan magnesium yang berperan dalam pembentukan tulang, gigi, serta mencegah anemia.

Manfaat Kecipir

Kombinasi protein, vitamin, dan mineral dalam kecipir membantu menunjang pertumbuhan tinggi badan serta perkembangan otot dan jaringan tubuh anak.Serat dalam kecipir membantu melancarkan buang air besar dan menjaga kesehatan usus, yang sangat penting terutama pada anak yang sedang belajar makan beragam makanan.Vitamin A dan C dalam kecipir berperan sebagai antioksidan alami yang membantu melindungi tubuh anak dari infeksi.Kandungan kalsium dan fosfor berkontribusi pada pembentukan tulang dan gigi yang kuat, terutama pada masa pertumbuhan.Zat besi dalam kecipir membantu pembentukan sel darah merah, sehingga dapat mendukung pencegahan anemia pada anak.

Tips Mengolah Kecipir

Agar manfaatnya optimal dan anak mau makan kecipir, perhatikan cara pengolahannya:

  • Pilih kecipir muda agar teksturnya lebih empuk
  • Masak sebentar (ditumis cepat atau dikukus) agar gizinya tidak banyak hilang
  • Potong kecil-kecil dan campurkan dengan sayur favorit anak
  • Olah menjadi menu menarik seperti tumis kecipir telur, sayur bening, atau campuran sup

Sumber:

  1. FAO. The Winged Bean: A High Protein Crop for the Tropics. Food and Agriculture Organization of the United Nations.
  2. USDA FoodData Central. Winged Bean, Raw.
  3. Winarno, F.G. (2004). Kimia Pangan dan Gizi. Gramedia Pustaka Utama.
  4. Kementerian Kesehatan RI. Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *