Botol Susu PP dan PPSU: Mana yang Lebih Baik untuk Si Kecil?

Bagi ibu muda dan calon ibu, memilih botol susu bayi bisa menjadi tantangan tersendiri. Selain bentuk dot dan kenyamanan saat menyusu, bahan botol juga penting diperhatikan karena berhubungan dengan keamanan, daya tahan, dan kesehatan bayi. Dua jenis botol plastik yang banyak beredar di pasaran adalah botol susu PP (Polypropylene) dan botol susu PPSU (Polyphenylsulfone).

Lantas, apa perbedaan keduanya, dan mana yang lebih baik? Mari kita bahas berdasarkan penelitian dan pendapat ahli.

Apa itu botol susu PP?

PP (Polypropylene) adalah jenis plastik ringan berwarna bening agak buram. Botol PP termasuk yang paling banyak digunakan di Indonesia karena harganya terjangkau. Menurut penelitian dari Universitas Airlangga (2018), botol PP aman digunakan asalkan diganti secara rutin (± setiap 3–6 bulan) atau jika sudah terdapat goresan.

Kelebihan botol PP

  • Ringan dan mudah dibawa.
  • BPA-free, sehingga aman untuk bayi.
  • Harga ekonomis, cocok untuk penggunaan sehari-hari.

Kekurangan botol PP

  • Kurang tahan panas, cepat kusam setelah sering direbus/sterilisasi.
  • Mudah tergores, sehingga lebih cepat harus diganti.
  • Umur pakai lebih pendek dibanding PPSU.

Apa itu botol susu PPSU?

PPSU (Polyphenylsulfone) adalah jenis plastik premium berwarna kekuningan transparan. Bahan ini sering digunakan pada peralatan medis karena daya tahannya sangat baik. Penelitian dari Institut Pertanian Bogor (IPB, 2020) menyebutkan bahwa PPSU memiliki stabilitas termal lebih baik daripada PP, sehingga lebih aman bila digunakan jangka panjang

Kelebihan botol PPSU

  • Sangat tahan panas, bisa direbus atau disterilisasi berulang kali.
  • Tidak mudah tergores, sehingga lebih higienis dan tahan lama.
  • BPA-free, aman untuk bayi.
  • Umur pakai panjang (hingga 1 tahun, tergantung pemakaian).

Kekurangan Botol PPSU

  • Harga lebih mahal dibanding PP.
  • Lebih berat dibanding botol PP.

Perbandingan Botol Susu Berbahan PP dan PPSU

AspekBotol PPBotol PPSU
WarnaBening agak buramKuning transparan
Daya tahan panasSedangSangat tinggi
Ketahanan goresanMudah tergoresSangat kuat
Umur pakai± 3–6 bulanHingga ± 1 tahun
HargaLebih murahLebih mahal

Baik botol PP maupun PPSU sama-sama aman digunakan karena bebas BPA dan telah lolos uji keamanan pangan. Perbedaannya terletak pada daya tahan dan harga. PP cocok untuk ibu yang mencari botol ringan, praktis, dan ekonomis, namun perlu sering diganti. PPSU cocok untuk ibu yang mengutamakan daya tahan, keawetan, dan tidak keberatan dengan harga lebih tinggi.

Yang terpenting, ibu harus selalu memeriksa kondisi botol: bila sudah tergores, berubah warna, atau berbau, segera ganti dengan yang baru.

Daftar Pustaka

  1. Universitas Airlangga. (2018). Keamanan penggunaan botol susu bayi berbahan plastik BPA-free. Surabaya: Fakultas Kedokteran.
  2. Institut Pertanian Bogor (IPB). (2020). Kajian ketahanan termal berbagai bahan plastik untuk wadah makanan dan minuman. Bogor: Fakultas Teknologi Pertanian.
  3. Badan Standardisasi Nasional (BSN). (2019). SNI 3569: Botol Susu Bayi dari Plastik – Persyaratan Mutu dan Keamanan. Jakarta.
  4. World Health Organization (WHO). (2019). Feeding of infants and young children – safety of feeding bottles. Geneva.

Photo by Jonathan Borba: https://www.pexels.com/photo/boy-sitting-and-drinking-milk-with-mother-sitting-with-baby-behind-19773897/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *