Trimester pertama adalah masa awal kehamilan yang sangat menentukan. Meski berlangsung hanya dari minggu ke-1 hingga ke-13, banyak perubahan besar terjadi pada tubuh ibu dan perkembangan janin. Untuk para calon ibu, mengenal lebih dekat apa yang terjadi di trimester ini bisa membantu mempersiapkan kehamilan yang sehat dan nyaman.
Apa Itu Trimester Pertama Kehamilan?
Trimester pertama dimulai dari hari pertama haid terakhir hingga akhir minggu ke-13 kehamilan. Selama periode ini, janin berkembang dari zigot menjadi embrio, lalu janin dengan organ-organ penting yang mulai terbentuk. Menurut American Pregnancy Association (2023), masa ini adalah masa pembentukan struktur dasar tubuh bayi—termasuk otak, jantung, tulang belakang, dan organ-organ utama.
Tahapan Perkembangan Janin di Trimester Pertama
- Minggu 1–4: Pembuahan terjadi. Sel berkembang menjadi embrio dan menempel di dinding rahim.
- Minggu 5–8: Detak jantung mulai muncul, otak dan sumsum tulang belakang mulai terbentuk. Wajah, tangan, dan kaki mulai terlihat.
- Minggu 9–13: Organ dalam mulai berkembang. Janin bisa mulai bergerak walaupun belum terasa oleh ibu.
Di akhir trimester pertama, panjang janin sekitar 7–8 cm dan beratnya 20–25 gram.
Perubahan pada Tubuh Ibu
Banyak ibu hamil mengalami perubahan fisik dan emosional, termasuk:
- Morning sickness (mual dan muntah), biasanya mulai di minggu ke-6.
- Kelelahan dan mudah mengantuk, akibat perubahan hormon progesteron.
- Perubahan suasana hati, karena fluktuasi hormon estrogen dan progesteron.
- Payudara membesar dan lebih sensitif.
- Peningkatan frekuensi buang air kecil karena rahim mulai menekan kandung kemih.
Setiap ibu mengalami gejala berbeda, tapi semua merupakan respon alami tubuh terhadap kehamilan.
Hal yang Harus Dilakukan
- Pemeriksaan kehamilan pertama: Biasanya dilakukan pada usia kehamilan 6–8 minggu.
- Konsumsi asam folat: 400–600 mcg/hari untuk mencegah cacat tabung saraf.
- Makan bergizi seimbang: Sertakan protein, zat besi, kalsium, serat, dan vitamin.
- Istirahat cukup dan hindari kelelahan berlebihan.
- Minum cukup air putih untuk mencegah dehidrasi.
Hal yang Harus Dihindari
- Merokok dan alkohol: Dapat menyebabkan cacat lahir dan keguguran.
- Obat-obatan tanpa resep dokter: Banyak yang berisiko bagi janin.
- Makanan mentah atau tidak matang: Seperti sushi, telur setengah matang, dan daging mentah (berisiko infeksi toksoplasma dan listeria).
- Kafein berlebih: Batasi maksimal 200 mg per hari (setara 1–2 cangkir kopi).
Trimester pertama adalah waktu penting untuk membentuk fondasi kehamilan sehat. Meskipun bisa jadi menantang, dengan pemahaman yang baik dan dukungan dari keluarga serta tenaga medis, calon ibu bisa melewati fase ini dengan aman. Jangan ragu untuk konsultasi rutin ke dokter kandungan atau bidan untuk memantau perkembangan janin.
Daftar Pustaka
- American Pregnancy Association. (2023). First Trimester.
- World Health Organization. (2020). WHO Recommendations on Antenatal Care for a Positive Pregnancy Experience.
- Centers for Disease Control and Prevention (CDC). (2022). Pregnancy and Prenatal Care.
- Mayo Clinic. (2023). Pregnancy Week by Week Guide.
- Almatsier, S. (2010). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia.
Photo by Leah Newhouse: https://www.pexels.com/photo/pregnant-woman-photoshoot-618923/





