Tips memandikan bayi baru lahir

Pada umumnya Bunda merasa takut dan khawatir bila memandikan bayi yang belum puput tali ari-arinya. Kekhawatiran ini wajar karena masih belum pengalaman, sehingga tugas ini diambil alih oleh nenek, saudara, atau bidan. Namun suatu kenikmatan tersendiri jika Bunda dapat memandikan sang buah hati sejak pertama kali lahir. Belaian tangan Bunda yang lembut saat memandikan bayi mengeratkan kedekatan Bunda dengannya, selama mandi ajaklah berbicara atau bersenandung akan menenangkannya. Berikut tahapan memandikan bayi baru lahir :

Persiapkan air hangat di bak mandi bayi

Bayi baru lahir sampai usia sekitar 2 tahun masih rentan terhadap suhu dingin, sehingga suhu air mandinya harus disiapkan hangat kuku-sesuai suhu tubuh. Cek terlebih dahulu sebelum bayi dimasukkan dalam bak.

Dalam ruangan hangat

Bila ada pintu atau jendela di ruangan, ditutup terlebih dahulu, hal ini mencegah angin masuk sehingga suhu di dalam menjadi dingin. Jika ruangan ber AC, dinormalkan terlebih dahulu suhunya.

Menyiapkan perlengkapan mandi, sabun dan sampo bayi, kapas, waslap, handuk, baju dan lainnya di dekat bak mandi bayi

Persiapkan semua perlengkapan tersebut sebelum bayi dibuka bajunya untuk memulai mandi. Karena membiarkan bayi lama tanpa baju akan membuat kedinginan tubuhnya dan bayi akan menangis.

Menyabuni sebelum masuk ke bak mandi

Setelah dibuka bajunya, pertama-tama bersihkan matanya dengan kapas yang dibasahi air hangat, sapu dari arah luar ke dalam (pangkal hidung), kemudian basuh mukanya dengan waslap basah, lalu rambutnya, leher, lipatan tangan, paha, dan terakhir selangkangan, alat kelamin, dan pantatnya. Untuk membersihkan lubang hidung dan telinganya menggunakan cotton bud yang dibasahi air atau baby oil. Sabuni seluruh badan bayi kecuali bagian pusar untuk bayi yang tali ari-arinya belum puput. Setelah disabuni, dapat dilap terlebih dahulu agar tidak licin atau langsung dibilas di bak mandi.

Mengangkat ke bak mandi

Cara mengangkat posisi tengkuk bayi disanggah pergelangan tangan kiri, jari memegang erat antara ketiak dan lengannya. Tangan kanan menyanggah badan dan pantatnya sejajar, atau memegang kedua telapak kakinya.

Membilas di bak mandi

Sebagian tubuh dan kaki terendam air, kepala posisi sejajar dengan bahu disanggah pergelangan tangan kiri, jari memegang erat antara ketiak dan lengannya. Tangan kanan membasuh leher, badan, lipatan tangan, paha, dan kakinya. Hati-hati telinganya jangan sampai kemasukkan air. Untuk bagian belakang tubuhnya, balikkan badannya dan sanggah dadanya dengan pergelangan tangan kiri dan jari memegang erat ketiak dan lengannya. Posisi kepala lebih tinggi dari badannya. Kemudian tangan kanan membasuh rambut, punggung, dan pantatnya.

Setelah mandi keringkan dengan handuk, dan ganti kasa steril dipusarnya

Keringkan seluruh tubuh dengan handuk, ganti kain kasa steril dipusarnya, pijat lembut dada, perut, kaki, dan tangannya dengan minyak telon, taburi bedak, dan pakaikan gurita dengan ikatan agak longgar agar memberi ruang untuk nafasnya. Kemudian pakaikan baju, popok, sarung tangan dan kakinya.

Untuk bayi baru lahir, cukup dimandikan sekali dalam sehari. Pada awalnya Bunda memerlukan waktu yang agak lama memandikannya, namun jika telah terbiasa maka akan terasa mudah dan cepat. Tipsnya tetap tenang jika bayi menangis, ajaklah bicara, berilah ASI sebelum dan sesudahnya. Hati-hati jangan sampai tergelincir, peganglah dengan erat. Felanesa

Foto oleh Lisa Fotios: https://www.pexels.com/id-id/foto/orang-yang-memegang-tangan-bayi-2721581/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *