Mudah, Begini Memberikan MP-ASI saat Traveling

Tak bisa dipungkiri, saling mengunjungi ke sanak keluarga menjadi hal yang wajib bagi masyarakat Indonesia, terutama saat liburan atau hari raya. Mau tak mau, si kecil pun turut serta meskipun dia sedang menyusui atau baru saja belajar makan.

Menyiapakan makanan bayi di perjalanan bisa menjadi masalah tersendiri bagi ibu jika tidak menyiapkannya dengan tepat. Ribet dan repot jika ibu tidak mentahui tips dan trik berikut.

Tips manajemen makanan bayi jika bepergian dengan menggunakan kendaraan pribadi/bis

Bepergian membawa bayi dengan jarak jauh tanpa berhenti alias non-stop sangat tidak disarankan. Selalu ambil jeda untuk beristirahat minimal 3 jam sekali, atau sesuaikan waktu istirahat dengan waktu makan Ibu dan bayi. Saat beristirahat inilah, waktu tepat untuk menyuapi si kecil sekaligus juga waktu beristirahat bagi Ayah yang pasti lelah menyetir. Pastikan alat makan yang digunakan bersih, tangan untuk menyuapi dan tangan bayi juga bersih. Untuk meminimalkan kerepotan saat hendak menyiapkan makanan, sebaiknya Ibu sudah merencanakan menu yang akan dimakan bayi saat diperjalanan.

Tip manajemen makanan bayi jika bepergian dengan menggunakan pesawat

Saat bepergian menggunakan pesawat, perhatikan ketentuan penerbangan mengenai banyak makanan yang bisa dibawa ke kabin atau dengan cara hand carry. Ibu harus memperhitungkan lama perjalanan dengan waktu makan anak dan siapkan makanan sesuai menu. Menurut Dian, ada kebijakan airport yang tidak mengijinkan barang berupa cairan dan gel untuk masuk ke dalam kabin pesawat, seperti misalnya air minum, air panas harus dibuang sebelum boarding pesawat (security check-in). Tetapi untungnya, makanan bayi masuk ke dalam pengecualian. Kemas makanan bayi dalam kemasan rapi dengan keterangan jelas. Beri label dan tulis dengan jelas berat dan isi makanan tersebut. Untuk memudahkan, Ibu bisa memasukkan MPASI ke dalam botol susu kecil yang ukurannya kurang dari 100 ml.

Menu praktis seperti apa yang dapat diberikan pada bayi?

Banyak menu makanan yang dapat Ibu berikan untuk bayi, baik untuk makanan utama juga makanan camilan, antara lain buah segar langsung dapat dimakan seperti pisang dan avokad. Untuk stok bahan makanan selama di perjalanan, Ibu bisa membawa pure buah dan sayuran yang dibekukan, daging cincang matang yang dibekukan, tepung beras, oatmeal, stok kaldu beku, kaldu yang sudah dibumbui seperti sup, pasta kering seperti makaroni, potongan sayuran yang dibekukan (seperti wortel, kembang kol, brokoli, buncis, jagung), tofu/tahu yang sudah direbus dan dipotong kecil-kecil, dan camilan seperti kukis, roti kering, sereal, dan susu UHT. Beberapa makanan beku yang dibawa sangat berguna dalam perjalanan atau pada saat awal kedatangan di tempat menginap. Cairkan dan hangatkan makanan beku sesuai porsi setelah sampai di penginapan, dan simpan sisanya dalam lemari pendingin hotel.

Foto oleh Connor Danylenko: https://www.pexels.com/id-id/foto/foto-orang-di-bandara-2612113/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *