Deretan Zat Gizi yang Mudah Hilang Saat Proses Memasak

 

Mengonsumsi pangan bernutrisi dapat membantu menjaga kesehatan tubuh. Namun tahukah Bu jika cara kita memasak dapat memengaruhi kandungan nutrisi yang terdapat dalam bahan pangan yang kita masak?

 

Proses memasak memang dibutuhkan, karena dapat meningkatkan pencernaan dan penyerapan nutrisi oleh tubuh. Misal protein pada telur matang 180% lebih mudah dicerna bila dibandingkan telur mentah. Namun tidak bisa dipungkiri, ada beberapa jenis nutrisi yang berkurang bahkan rusak dan hilang saat proses memasak. Dalam Journal of Zhejiang University Science B mengungkapkan, saat brokoli dimasak dengan cara seperti direbus, dimasak menggunakan microwave, ditumis, dan ditumis lalu direbus, kandungan klorofil dan vitamin C dalam brokoli berkurang drastis, termasuk juga jumlah protein dan gula terlarut di dalamnya.

Menurut Franziska Spritzler, RD, CDE, seorang nutrisionis dari situs Healthline, ada beberapa jenis nutrisi yang mudah sekali berkurang saat proses memasak:

  • Vitamin larut air seperti vitamin C dan vitamin B (tiamin/B1, riboflavin/B2, niasin/B3, asam pantotenat/B5, piridoksin/B6, asam folat/B7 dan kobalamin/B8)
  • Vitamin larut lemak seperti vitamin A, D, E dan K
  • Mineral seperti potasium, magnesium, sodium dan kalsium

Nah, jadi harus bagaimana ya supaya nutrisi dalam makanan yang kita masak jumlahnya tetap maksimal? Dengan beberapa tips tentang proses menyiapkan makanan berikut, Moms dapat memaksimalkan kualitas nutrisi dan rasa makanan, lho! Baca tipsnya di sini. 

Sumber:

Foto oleh Daria Shevtsova dari Pexels

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *