Aneka Makanan yang Mengandung Tinggi Kolin

Sumber makanan yang banyak mengandung kolin baik dalam bentuk bebas (kolin), lesitin (fosfatidilkolin), atau komponen fosfolipid lain seperti spingomyelin, terdapat pada kuning telur, hati, susu, pisang, kedelai, daging sapi, bayam, kubis, salmon, gandum, dan kacang tanah. Berikut beberapa bahan pangan yang mengandung kolin:

Telur

Telur merupakan makanan yang selain tinggi kolin, juga kaya akan riboflavin, vitamin B12, folat dan zat besi yang dibutuhkan wanita hamil. Dalam satu kuning telur mengandung sekitar 147 mg kolin.

Hati

Hati ayam mengandung kolin sekitar 290 miligram/100 gram dan hati sapi 356 miligram/100 gram. Selain kolin, hati mengandung zat besi yang dibutuhkan wanita hamil dan menyusui.

Susu

Susu merupakan sumber protein, karbohidrat, mineral dan vitamin termasuk kolin. Pemberian ASI ekslusif dapat memberi asupan kolin yang sesuai kebutuhan bayi, jika asupan makanan ibu menyusui mengandung kolin sesuai dengan kebutuhan yaitu sekitar 550 miligram/hari. Untuk anak yang lebih besar, kebutuhan kolin dapat juga dipenuhi dari segelas susu yang mengandung 45 mg kolin.

Daging ayam

Daging ayam selalu menjadi bahan pangan sumber protein yang disukai oleh anak. Dalam 85 gram daging ayam mengandung 72 mg kolin.

Jamur shitake

Ada banyak ragam jamur yang bisa dikonsumsi, salah satunya adalah jamur shitake. Jamur jenis ini juga mengandung kolin lho, Bu! Dalam 35 gram jamur shitake mengandung 58 mg kolin.

Kedelai

Kedelai mengandung kolin dalam bentuk lesitin. Termasuk olahan kedelai seperti tahu, tempe, susu kedelai mengandung tinggi kolin. Dalam 100 mg kedelai terkandung 107 mg kolin.

Daging sapi

Dalam 85 gram daging sapi terdapat sekitar 117 miligram kolin.

Sumber:

Foto oleh ANTONI SHKRABA dari Pexels

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *