Cara Gampang Menambah Berat Badan Anak

Nafsu makan anak memang tidak bisa ditebak ya Bu! Kadang bagus kadang jelek. Kadang mau makan apa saja, kadang juga pilah pilih, Naik turunnya nafsu makan anak ini sedikit banyak dapat mempengaruhi berat badannya. Bahkan berat badan anak cenderung sulit untuk naik. Nah, tips berikut mungkin bisa ibu gunakan untuk membantu menaikkan nafsu makan anak, sehingga berat badan anak bisa naik sesuai dengan standarnya. 

Berikan Makanan Beranekaragam

Banyak anak menyukai makanan tertentu seperti telur atau ayam goreng saja. Sayangnya anak ini sering kali enggan mengkonsumsi makanan jenis lain. Ibu tetap harus memberikan pangan yang beranekaragam ya! Keragaman jenis pangan yang dikonsumsi anak akan memberikan asupan zat gizi yang beranekaragam pula. Sehingga anak akan lebih mudah memenuhi kebutuhan gizi.

Sebaiknya anak mengkonsumsi lima kelompok pangan setiap satu kali makan. Kelima kelompok pangan tersebut diantaranya makanan pokok, lauk-pauk, sayuran, buah-buahan, dan minuman. Akan lebih baik lagi jika setiap kelompok pangan (makanan pokok, lauk pauk, sayuran, dan buah-buahan) diberikan lebih dari satu jenis. Gambar 1 menunjukan porsi jenis pangan sesuai dengan konsep isi piringku.

Banyak Makan Sayuran dan Cukup Buah-Buahan

Sayur dan buah-buahan merupakan sumber vitamin, mineral, dan serat pangan. Vitamin dan mineral ini berperan sebagai antioksidan atau penangkal senyawa jahat dalam tubuh. Sedangkan serat berfungsi memperlancar pencernaan dan mencegah perkembangan sel kanker usus besar. Meskipun memberikan sayur dan buah pada anak menjadi tantangan terberat, harus tetap semangat ya Bu!.

Konsumsi Lauk Pauk Berprotein Tinggi

Anak-anak membutuhkan pangan dengan kandungan protein tinggi dan lemak yang kaya Omega 3, DHA, dan EPA yang baik untuk meningkatkan kecerdasan otak. Oleh karena itu anak-anak dianjurkan mengonsumsi ikan dan telur. Anak juga perlu mengonsumsi protein nabati seperti tahu dan tempe.

Batasi Konsumsi Pangan Manis, Asin, dan Berlemak

Anak yang terbiasa mengkonsumsi makanan manis akan sulit menerima makanan kurang manis. Padahal makanan manis akan membahayakan kesehatan di masa depan. Jika ibu membuatkan susu pada anak, sebaiknya jangan ditambahkan gula agar tidak terlalu manis.

Begitu juga dengan pangan asin dan berlemak yang ada pada snack jajanan anak. Pangan asin dan berlemak beresiko menyebabkan penyakit kronis seperti diabetes melitus, tekanan darah tinggi, dan jantung. Jadi sebaiknya Ibu membuatkan snack sendiri yang tidak terlalu asin dan mengandung banyak lemak.

Biasakan Makan Tiga Kali Sehari

Makan tiga kali sehari dimulai dari sarapan, makan siang, dan makan malam penting untuk menjaga pola konsumsi anak. Dianjurkan untuk makan bersama keluarga agar anak bisa mencontoh orang tua mengkonsumsi makanan sehat seperti buah dan sayur. Anak yang sudah kenyang dengan makanan sehat di rumah dapat diminimalisir jajan makanan tidak sehat di luar rumah.

Hal tak kalah penting adalah membiasakan sarapan pada anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan. Sarapan pagi memenuhi kebutuhan gizi harian anak sekitar 15 – 30%. Anak-anak yang terbiasa sarapan akan melewati harinya dengan sehat, aktif, dan produktif.

Biasakan Minum Air Putih Cukup dan Aman

Anak-anak cenderung menyukai makanan manis dan bersoda seperti pada produk minuman kemasan siap minum. Minuman ini mengandung gula tinggi. Selain itu minuman ini juga mengandung pengawet dan berbagai bahan kimia tambahan lainnya. Sebaiknya anak-anak diberikan minum air putih saja Bu. Dalam satu hari kebutuhan minum air putih anak 1200 – 1500 mililiter.

Biasakan Melakukan Aktivitas Fisik

Aktivitas fisik pada anak bisa dilakukan sembari bermain bersama anak. Melakukan permainan tradisional seperti bermain petak umpet bersama anak juga akan membantu melatih kemampuan sosial, kemampuan mental, dan melatih kreativitas anak. Lebih baik mengajak anak bermain di palyground daripada memberikan gadget berteknologi canggih pada anak.

Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi Anak Kurus

Anak kurus sebaiknya diberikan makanan yang tinggi kalori dan protein, aneka ragam makanan mengacu gizi seimbang, jenis dan komposisi makanan disesuaikan dengan umur dan selera anak, serta diupayakan menggunakan bahan alami yang diolah sendiri. Cara mengatur diet anak yaitu makan dalam porsi kecil dan sering serta bervariasi agar menarik minat makan untuk makan. Kemudian anak harus cukup sayur-sayuran dan buah-buahan yang banyak mengandung vitamin dan mineral. Makanan yang diberikan juga sebaiknya makanan padat gizi.

Bahan makanan yang dianjurkan mengandung zat gizi lengkap seperti karbohidrat, protein nabati, protein hewani, sayuran, buah-buahan, dan sumber lemak. Tambahan nutrisi perlu diberikan seperti susu segar, susu full cream, yoghurt, susu kedelai, keju, mayonaise, dan es krim.

Bahan Makanan yang Dihindari

Anak yang kurus sebaiknya menghindari makanan jajanan yang tidak bersih karena akan menyebabkan sakit perut atau diare, minuman yang mengandung alkohol seperti brem karena akan menyebabkan anak cepat kenyang dan tidak mau makan makanan utama, serta menghindari minuman yang mengandung soda.

 

Referensi :

  • Tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2014. Pedoman Gizi Seimbang.
  • Tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2011. Brosur Diet untuk Anak dengan Berat Badan Kurang.
  • Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 2013. Riset Kesehatan Dasar Riskesdas 2013. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Foto oleh Ivan Samkov dari Pexels

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *