Seberapa Bergizikah Susu Oat dan Susu Almond?

Non-dairy milk atau bukan susu sapi atau susu nabati belakangan ini makin populer. Namun seberapa begrizikah jenis susu nabati tersebut? Apakah benar-benar menyehatkan?

Jenis susu nabati yang makin populer adalah susu oat dan susu almond. Kedua jenis susu nabati ini dianggap produksinya berkelanjutan lebih ramah lingkungan, dan lebih menyehatkan dibanding dengan susu sapi (dairy). Klaim-klaim seperti ini berhasil membuat banyak orang beralih mengonsumsi susu nabati, alih-alih susu sapi. Alasan kesehatan seperti menderita alergi dan intolerasi serta menganut gaya hidup vegan juga juga menjadikan susu nabati kian digemari.

Susu oat

Susu oat dibuat dengan cara menghaluskan oat dan air dengan bahan lainnya hingga mencapai kekentalan yang dinginkan. Susu oat ini bercitarasa manis alami dan mengandung tinggi karbohidrat dibandingkan susu sapi, karena itu susu oat kurang cocok untuk orang diabetes.

Menurut situs Healthline, susu oat tidak lebih bergizi dari oat utuh. Biasanya dilakukan fortifikasi pada susu oat komersial, seperti penambahan beberapa vitamin dan mineral seperti kalsium potasium, zat besi, vitamin B, vitamin A dan D. Jadi bisa dikatakan bahwasusu oat versi komersil yang banyak dijual di pasar swalayan lebih bergizi dibanding susu oat buatan rumah.

Susu oat mengandung kalori, karbohidrat dan serat lebih banyak dibandingkan dengan susu almond, susu kedelai dan susu sapi. Dan susu oat mengandung protein lebih sedikit bila dibandingkan susu kedelai dan susu sapi.

Serat dalam susu oat bernama beta-glukan, nah beta-glukan ini diketahui dapat menurunkan kolesterol lho! Beta-glukan bekerja mengikat asam empedu yang kaya kolesterol di usus lalu membawanya ke saluran cerna, dan dibuang.

Susu almond

Pilihan susu nabati  lainnya yang banyak digemari adalah susu almond. Beberapa orang lebih menyukai susu almond dibanding susu oat karena rasanya yang lebih enak, unik dan lezat. Susu berbasis kacang ini dianggap bergizi dan menyehatkan dibandingkan susu sapi. Sama seperti susu oat, versi komersil susu almond biasanya diperkaya dengan vitamin dan mineral seperti kalsium, riboflavin, vitamin E dan vitamin D. Kandungan protein dan kalsium susu almond lebih rendah dari susu sapi, namun mengandung lemak tak jenuh dalam jumlah banyak dan rendah kalori. Susu almond kaya antioksidan vitamin E yang berperan untuk menguatkan sistem imun dengan cara melindungi sel dari efek kerusakan yang disebabkan oleh sel radikal bebas.

Berikut perbandingan gizi susu sapi, susu oat dan susu almond, dikutip dari USDA Food Data Central

Susu almond   

Susu sapi   

Susu oat

Kalori29259130
Protein1,01 g9 g4,01 g
Total lemak2,50 g10,99 g2,50 g
Gula0 g31,01 g19,01 g
Kalsium451 mg300 mg350 mg
Vitamin D101 IU0 IU101 IU

Jadi, apakah susu soat dan almond pilihan terbaik untuk mengganti susu sapi?

Gizi dalam susu oat dan susu almond tidak sebanding dengan susu sapi. Sebaiknya susu nabati ini tidak dijadikan pengganti susu sapi bagi balita dan anak karena mengandung protein dan kalsium dalam jumlah sedikit. Protein dan kalsium sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang.

Sumber:

Foto oleh Monserrat Soldú: https://www.pexels.com/id-id/foto/piring-oatmeal-2310553/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *